PROPOSAL
SUNATAN MASsAL
Kec. wanayasa kab. Banjarnegara
Jawa tengah 2014
“MERAIH
KESHOLIHAN DENGAN SALING BERBAGI”

UNIVERSITAS
SAINS AL-QUR’AN WONOSOBO
TAHUN
2013-2014
PROPOSAL
SUNATAN MASsAL
Kec. wanayasa kab. Banjarnegara
Jawa tengah 2014
“MERAIH
KESHOLIHAN DENGAN SALING BERBAGI”
UNIVERSITAS
SAINS AL-QUR’AN WONOSOBO
TAHUN 2013-2014
Yth:
1. Bupati Banjarnegara
2. DPRD Kab. Banjarnega
3. Dinas Kesehatan Kab.
Banjarnegara
4. Camat Wanayasa
5. Kepala Desa Wanayasa
6. Tokoh Masyarakat
I
1.1 Kata Pengantar
Puji
syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT atas segala curahan rahmat-Nya kepada
kita semua, sehingga kita dapat melakukan segala aktifitas dan senantiasa
menjalankan apa yang diperintahkan-Nya dan menjauhi apa yang menjadi
laranganNya.
Rasa terimakasih juga ingin kami
sampaikan kepada Bupati Banjarnegara beserta staf dan jajarannya, Camat Wanayasa,
Kepala desa Wanayasa dan para tokoh masyarakat
yang telah berkenan meluangkan waktunya untuk ikut serta demi kelancaran acara
sunatan massal yang akan diselenggarakan oleh mahasiswa UNSIQ Fakultas Ilmu Tarbiyah dan
Keguruan (FITK) progam studi PAI ekstensi Dieng semester III di Wanayasa.
Diadakannya sunatan massal di kecamatan Wanayasa yang akan diselenggarakan di Desa
Wanayasa pada selasa 1 januari 2014 mendatang akan diikuti puluhan
peserta sunat massal dari desa-desa di kecamatan wanayasa. Peserta sunatan massal
akan diambil dari kalangan keluarga yang kurang mampu, dengan harapan bisa mengurangi beban mereka
yang mengikuti kegiatan ini.
Atas segala kekurangan yang ada di
dalam Proposal ini kami mohon maaf yang sebesar-besarnya. Karena sesungguhnya
kesalahan hanya milik kami dan kesempurnaan hanya milik Allah SWT. Untuk itu
sekiranya apa yang kami tuliskan dalam proposal ini menjadikan manfaat untuk
kita bersama, amin ya robal alamin.
II
1.2 Daftar
Isi
1. 1.1 Kata Pengantar ..................................................................................
II
2.1.2 Daftar Isi ..............................................................................................III
3.
2.1 Dasar Pemikiran................................................................................
1
4. 2.2 Tujuan.....................................................................................................2
5. 2.3 Susunan Panitia.....................................................................................3
6. 2.4 Rincian Kegiatan...................................................................................4
7. 2.5 Hasil yang Diharapkan.........................................................................5
8. 2.6 Anggaran dan Sumber Dana.................................................................6
9. 2.7 Penutup.......................................................................................................8
III
2.1 Dasar Pemikiran
Bagi
kita umat muslim, khitan merupakan sunnah Rasulullah. Dinyatakan dalam Siroh
Nabawiyah, bahwa Rasulullah SAW melakukan khitan pada saat beliau berusia 7
hari. Namun, sosialisasi sunnah Rasulullah Muhammad SAW di masyarakat Indonesia
lebih banyak dilaksanakan ketika anak berusia 5 tahun atau lebih. Khitan
merupakan proses pembersihan pada alat kelamin. Proses pembersihan ini
dilakukan dengan cara memotong sebagian preputium/selubung penutup penis.
Sehingga, sumbatan yang mungkin terjadi karena adanya kotoran pada saluran
penis menjadi hilang. Artinya, laki-laki dapat terhidar dari penyakit yang
berasal dari daerah tersebut. Hal ini juga telah dibuktikan dengan adanya
penelitian yang menyatakan bahwa proses khitan terbukti (secara signifikan
positif) dapat menjaga seorang laki-laki dari resiko terjangkitnya penyakit.
Sebelum ada tenaga medis, masyarakat sering kali menggunakan jasa ‘bengkong’
untuk proses khitan. Di sebut bengkong karena alat yang digunakan adalah alat
yang dibuat dari sebilu bambu yang bagian tengahnya diberi lubang untuk
mencapit ujung alat kelamin anak yang akan di sunat, apabila alat yang
digunakan tidak steril maka hal ini dapat menyebabkan infeksi dan membahayakan
anak khitan. Saat ini, khitan atau yang lebih sering disebut dengan sunat sudah
dapat dilakukan dengan berbagai cara. Pilihan cara yang beragam dan efek yang
timbulkan juga beragam sangat berpengaruh dengan biaya yang dikeluarkan.
Yang
menjadi kendala adalah biaya khitan dengan penanganan dokter belum terjangkau
bagi kaum dhuafa dan yatim yang tengah terhimpit oleh permasalahan ekonomi.
Atas dasar hal tersebut maka kami bermaksud menyelenggarakan bhakti sosial
Khitanan Massal bagi anak-anak yatim dan dhuafa. Ini adalah awal dari
perwujudan generasi muda yang sehat ,langkah kecil ini begitu penting bagi
kita, terlebih lagi jika proses khitan ini membawa nilai-nilai sosial menuju
kehidupan bermasyarakat yang lebih baik. Dengan program khitanan masal kami
yakin bahwa nilai-nilai positif tersebut mampu kita dapatkan dengan seutuhnya.
Oleh karena itu kami siap dan sanggup untuk menjadi bagian dari langkah mulia
ini serta mengajak para dermawan untuk ikut berpartisipasi di dalamnya.
1
2.2 TUJUAN
Tujuan kegiatan adalah :
1.
Menunaikan Sunnah Rasulullah Muhammad SAW
2.
Menumbuhkan kepedulian terhadap sesama
3.
Meraih kesholihan sosial dengan saling berbagi
4.
Mewujudkan Generasi Muda yang Bersih dan Sehat Rohani serta
Jasmani
5.
Mengfasilitasi masyarakat
muslim untuk menjalankan syariat islam yang berupa khitan
6.
Semakin eratnya Ukhuwah Islamiyah
7.
Meningkatkan silaturohmi
sosial dengan masyarakat
8.
Membantu serta
mensyiarkan risalah agama dalam kehidupan sosial
2
2.3 SUSUNAN PANITIA
Penasehat :
Ketua :
Wakil Ketua :
Sekretaris 1 :
2 :
Bendahara 1 :
2 :
Seksi Humas :
Seksi Dokumentasi :
Seksi Acara :
Seksi tempat :
Seksi Transportasi :
Seksi Logistik :
Seksi
konsumsi :
3
2.4 Rincian kegiatan
Jadwal dan incian
kegiatan sunatan massal Kecamatan Wanayasa Kabupaten Banjarnegara tahun 2014 adalah
sebagai berikut:
Nama kegiatan : Sunatan Massal Kecamatan Wanayasa Kabupaten
Banjarnegara 2014
Jumlah
peserta : 75 Anak
Waktu pelaksanaan : Selasa, 1 Januari 2014 pukul 08.00 WIB s/d selesai
Tempat
pelaksanaan : SDN 1 Wanayasa
Pelaksana
kegiatan : Mahsiswa UNSIQ Semester 3 Kelas
Dieng
Tenaga
medis : 1. Dr. Anton Nur Cholik
2. Dr. Ibnu Solichin
3. Dra. Fitria Maya
4. Dra. Wiwin Arthanita
5. Dr. Eko Hartono
Hiburan :
KentonganSDN I Wanayasa
4
2.5 Hasil yang di harapkan
1.
Mewujudkan generasi muda yang sehat jasmani dan rohani
2.
Semakin eratnya Ukhuwah Islamiyah
3.
Meningkatkan silatuhromi sosial dengan masyarakat
4.
Meringankan beban masyarakat yang mengikuti kegiatan ini
5.
Meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap perintah agama islam
6.
Meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan
5
2.6 Anggaran dan Sumber Dana
RINCIAN ANGGARAN BIAYA KHITANAN MASSAL KEC.
WANAYASA 2014
|
NO
|
URAIAN
|
JUMLAH
|
NILAI SATUAN(Rp)
|
TOTAL (Rp)
|
|
1.
|
Kesekretariatan
:
a.
Formulir Pendaftaran
b.
Proposal
c.
Amplop Besar Putih
|
75 Lbr
20 bh
1 Doze
|
200,-
5.000,-
10.000,-
|
15.000,-
100.000,-
10.000,-
|
|
2.
|
Acara
khitanan :
a.
Biaya Khitan Anak
b.
Santunan
c.
Bingkisan (Sarung, Baju Koko, Kopiah, Tas Sekolah
d.
Nasi Tumpeng & Bakakak Ayam
e.
Sewa Tenda, Kursi
|
75 Org
75 Org
75 Org
75 Org
|
100.000,-
50.000,-
150.000,-
100.000,-
|
7.500.000,-
3.750.000,
11.250.000,
7.500.000,-
500.000,-
|
|
3.
|
Konsumsi
a.
Konsumsi Anak (Snack & makan)
b.
Konsumsi Panitia, Orang tua anak, Medis
|
75 Org
120 Org
|
20.000,-
15.000,-
|
1.500.000,-
1.800.000,-
|
|
4.
|
Dokumentasi
(Cetak Photo)
|
|
250.000,-
|
250.000,-
|
|
5.
|
Spanduk
|
|
250.000,-
|
250.000,-
|
|
6.
|
Biaya
lain
– lain
|
|
|
3.500.000
|
|
|
Jumlah
Total
|
|
|
37.925.000
|
6
Sumber
dana :
1.
Kas kecamatan : Rp
5.000.000,-
2.
Kas Desa Wanayasa : Rp 2.000.000,-
3.
Donatur yang tidak
mengikat : Rp 5.495.000,-
4.
Dinas Kesehatan
Kabupaten Banjarnegara : Rp 6.500.000,-
5.
DPRD Kabupaten Banjarnegara : Rp 7.000.000,-
6.
Mahasiswa UNSIQ dan FITK : Rp 5.000.000,-
7.
Partisipasi Warga : Rp 7.000.000,-
Jumlah = Rp 37.925.000.,
7
2.7 Penutup
Terimakasih kami ucapkan
kepada jajaran pemerintah, tokoh masyarakat, dan para donatur yang ikut berpartisipasi
dalam acara sunatan masal tersebut. Semoga apa yang telah di berikan dapat
bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan.
Dalam penulisan proposal
ini tentunya
juga tidak luput dari kesalahan, untuk itu kami
mohon maaf atas segala kekurangan yang ada dalam proposal ini.
Kritik dan saran yang
membangun tentu kami harapkan sebagai masukan positif bagi kami agar kedapannya bisa membimbing kami dalam
melaksanakan kegiatan-kegiatan lain yang bermanfaat bagi masyarakat secara umum.
8
RSS Feed
Twitter
04.52
Abualfatih
0 komentar:
Posting Komentar